Rabu, 10 Januari 2018

Dalam Rangka HUT Ke-34 SMPN 1 Badegan, Adakan Sepeda Santai







Laporan – Ade Hermanto
Wartawan Tabloid SUARA DESA

PONOROGO- Dalam rangka peringatan hari ulang tahun yang ke - 34 SMPN.1  Badegan, kabupaten Ponorogo pada hari sabtu, 16/12/2017, menggelar acara "sepeda santai".   

Acara sepedah santai yang diikuti oleh seluruh siswa, para guru dan staf sejumlah sekitar 750 peserta,  itu berlangsung sangat meriah. Acara ini sangat menarik perhatian masyarakat sekitar, karena dalam pelaksanaan sepeda santai ini peserta menggunakan pakean adat istiadat daerah. Ada memakai pakaian daerah khas Ponorogo, jogja, juga khas daerah lain.

Acara ini diberangkatkan oleh camat Badegan, Susanto, SH. pada pukul 07.30 wib. dari halaman sekolah SMPN 1 Badegan keliiling melewati desa-desa diwilayah kecamatan Badegan dan wilayah kecamatan Sampung bagian selatan, sejauh 7,5 km.

Disampaikan oleh kepala sekolah SMPN 1 Badegan, Saidi bahwa dengan acara tersebut untuk memberikan motivasi kepada para siswa untuk lebih giat belajar dan meningkatkan kekompakkan dalam mencapai prestasi. 


Saidi berharap prestasi SMPN 1 Badegan, semakin meningkat mutu  dan kwalitas pendidikannya dan dalam setiap even semakin meriah. Saidi juga berusaha untuk memajukan mutu pendidikan dan kedepannya untuk acara seperti tersebut akan lebih meriah lagi. (Ade)




Gapura Prabu Klana Sewandana Gandrung Sebagai Inovasi Desa Crabak


 
Laporan – Sapuan
Wartawan Tabloid SUARA DESA

PONOROGO -   Dengan dibangunnya gapura Prabu Klana Sewandana Gandrung,  di jalan masuk desa Crabak ,kecamatan Slahung, kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menjadi suatu inovasi baru di desa Crabak. 

Gapura yang dibangun dengan dana dari program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun anggaran 2017 pemerintah daerah kabupaten Ponorogo, senilai Rp 120.000.000,00,--  ini akan memberikan kesan bagi setiap orang yang masuk ke desa Crabak.

Diceritakan oleh kepala desa Crabak, Danang Wijayanto bahwa, desa Crabak yang dulunya hutan belantara, sehingga dijadikan tempat Pecrabakan ( pertapan). Termasuk Prabu Klaana Sewandana juga pernah bertapa (semedi) di Pecrabakan tersebut. Sampai akhirnya ketemu dengan Dewi Sangga Langit. Lantas Prabu Klana Sewandana sempat jatuh cinta pada Dewi Sangga Langit. Seiring dengan berkembangnya jaman nama desa Pecrabakan berubah menjadi desa Crabak.

Dengan dasar cerita sejarah tersebut maka muncullah inovasi pembuatan gapura Prabu Klana Sewandana Gandrung. Disamping sebagai taman untuk mempercantik wajah desa, juga sebagai inovatif untuk mengingat sejarah dan adat istiadat atau budaya di desa tersebut.

Danang Wijayanto berharap, dengan adanya Program Inovasi Desa        ( PID ) yang akan datang, bisa berkesinambungan dengan program-program yang telah dilakukan oleh desa Crabak. (Gusti)




Desa Kunti Gunakan DD Tahap Kedua Untuk Pembangunan Talut Pengaman Jalan





Laporan – Sapuan
Wartawan Tabloid SUARA DESA

PONOROGO - Jalan merupakan sarana transportasi utama masyarakat desa. Karena itu untuk meningkatkan sarana transportasi masyarakat desa Kunti, kecamatan Bungkal,, kabupaten Ponorogo, Jawa Timur telah meningkatkan kekuatan jalan dengan cara membangun talut pengaman jalan

Disampaikan oleh sekretaris desa Kunti bahwa, pembangunan talut pengaman jalan dan pelebaran Jl. Wijaya, di dukuh Turen, desa Kunti tersebut, karena jalan tersebut merupakan jalan di areal persawahan yang kiri--kanan jalan adalah sawah dengan permukaan tanah lebih rendah. Sehingga perlu dibangun talut pengaman untuk menghindari terjadinya longsor.

Dijelaskan pula oleh sekretaris desa tersebut bahwa, pelaksanaan pembangunan talut pengaman jalan tersebut dibiayai dengan anggaran program Dana Desa (DD) tahun 2017 pada pencairan tahap ke dua.

Pemerintah desa Kunti berharap dengan hasil pembangunan yang sudah dicapai bisa dimanfaatkan oleh warga masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh warga masyarakat. Disamping untuk bisa memanfaatkan diharapkan juga untuk memelihara keawetannya. (Gusti)


Desa Gombang Mewujudkan Program BKKD Untuk Peningkatan Sarana Ibadah





Laporan – Sapuan
Wartawan Tabloid SUARA DESA


PONOROGO -  Pemerintah desa Gombang, kecamatan Slahung, kabupaten Ponorogo, Jawa Timur telah melaksanakan program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) dari pemerintah daerah kabupaten Ponorogo.

Disampaikan oleh kepala desa Gombang, Imam Fathurrahman S.Pd.I, saat ditemui di kediamannya bahwa, pada tahun  anggaran 2017 ini desa Gombang mendapatkan kucuran dana dari program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) pemerintah daerah kabupaten Ponorogo senilai Rp 150.000.000,00,- .

Dengan dana tersebut telah diwujudkan untuk peningkatan sarana ibadah ditiga tempat ibadah yang ada di desa Gombang. Dijelaskan oleh Imam Fathurrahman S. Pd. I, bahwa, dana tersebut digunakan untuk pemasangan pagar teras mushola di dukuh Nglulupan,  pemasangan plafon atap masjid di dukuh Krajan dan pembuatan teras mushola di dukuh Krajan.

Dengan dibangunnya peningkatan sarana ibadah dimasing-masing tempat ibadah tersebut diharapkan kepada masyarakat desa Gombang semakin meningkat dalam melaksanakan ibadahnya dan semakin erat hubungan tali silaturahmi sesama warga.

Imam Fathurrahman S. Pd. I, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah kabupaten Ponorogo dengan diberikannya kesempatan untuk melaksanakan program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) yang telah di wujudkan untuk pembangunan peningkatan sarana ibadah di desa Gombang. (Gusti)

Laporan – Sapuan
Wartawan Tabloid SUARA DESA


PONOROGO -  Pemerintah desa Gombang, kecamatan Slahung, kabupaten Ponorogo, Jawa Timur telah melaksanakan program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) dari pemerintah daerah kabupaten Ponorogo.

Disampaikan oleh kepala desa Gombang, Imam Fathurrahman S.Pd.I, saat ditemui di kediamannya bahwa, pada tahun  anggaran 2017 ini desa Gombang mendapatkan kucuran dana dari program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) pemerintah daerah kabupaten Ponorogo senilai Rp 150.000.000,00,- .

Dengan dana tersebut telah diwujudkan untuk peningkatan sarana ibadah ditiga tempat ibadah yang ada di desa Gombang. Dijelaskan oleh Imam Fathurrahman S. Pd. I, bahwa, dana tersebut digunakan untuk pemasangan pagar teras mushola di dukuh Nglulupan,  pemasangan plafon atap masjid di dukuh Krajan dan pembuatan teras mushola di dukuh Krajan.

Dengan dibangunnya peningkatan sarana ibadah dimasing-masing tempat ibadah tersebut diharapkan kepada masyarakat desa Gombang semakin meningkat dalam melaksanakan ibadahnya dan semakin erat hubungan tali silaturahmi sesama warga.

Imam Fathurrahman S. Pd. I, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah kabupaten Ponorogo dengan diberikannya kesempatan untuk melaksanakan program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) yang telah di wujudkan untuk pembangunan peningkatan sarana ibadah di desa Gombang. (Gusti)

Gelang Lor wujudkan DD Untuk Peningkatan Pembangunan Infrastruktur





Laporan – Ade Hermanto
Wartawan Tabloid SUARA DESA

PONOROGO -  Upaya pemerintah desa Gelang Lor kecamatan Sukorejo kabupaten Ponorogo, Jawa Timur untuk meningkatkan pembangunan infrastuktur cukup pesat. Hal ini bisa kita lihat dari keberhasilan  pelaksanaan pembangunan selama ini.

Dengan adanya program bantuan Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN sangat mendukung terlaksananya program pembangunan infrastuktur di desa tersebut. Disampaikan oleh Budianto selaku kepala desa Gelang Lor menyampaikan bahwa, pada tahun anggaran 2017 desa Gelang Lor mendapatkan program bantuan Dana Desa(DD) senilai Rp.796.429.000,00.

Dijelaskan juga oleh Ketua PKD desa Gelang Lor, Surasno saat ditemui di kediamannya pada hari jumat 29/12/2017 bahwa, dari dana tersebut telah disepakati untuk pelaksanaan pembangunan di 16 titik yang telah disepakati, Titik titik yang di maksud di antaranya adalah, rabat jalan di dukuh Purwosari rt 05 rw 02,lapen jalan di dukuh taji rt 05 rw 02,telfot di dukuh Menggeng rt 03 rw 02.Buras jalan 2 titik semuanya di dukuh Mboto rt rt 02 dan rt 04 rw 01,untuk talud ada 8titik, di antaranya di dukuh Purwosari 2 titik, dukuh Kauman 3 titik, didukuh Menggeng 2titik dan dukuh Mboto 1titik. Saluran irigasi di dukuh Taji rt 02 rw 02,drainase di dukuh Taji rt 03 rw 01 dan bokplat di dukuh Purwosari rt 01 rw 01 masing masing 1 titik. Selain itu anggaran Dana Desa(DD) di manfaatkan untuk perbaikan pasar desa dan pengerasan jalan serta untuk pelatihan BumDes.

Surasno sangat berharap kepada masyarakat agar turut serta mengawasi dalam penggunaan Dana Desa tersebut. Juga dalam pelaksanaannya diharapkan peran serta masyarakat untuk ikut berperan aktif, sehingga arah dari pembangunan tersebut asesuai dengan harapan masyarakat dan berguna untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Ade)

Tak Terima Kalah, Massa Mengamuk Bentrok Dengan Polisi

Laporan - Abi Cris/Irwanto Wartawan SUARA DESA MAJALENGKA - Kepolisian Resor (POLRES) Majalengka gelar simulasi pemgamanan dal...