Rabu, 10 Januari 2018

Desa Blembem Adakan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik




Laporan – Ade Hermanto
Wartawan Tabloid SUARA DESA

PONOROGO -  Untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat warga desa Blembem kecamatan Jambon kabupaten Ponorogo Jawa Timur pada hari sabtu, 30/12/2017 mendapatkan pelatihan pembuatan Pupuk Organik.

Pelatihan yang diadakan di halaman kantor desa Blembem, yang diikuti oleh anggota kelompok tani tersebut bertujuan untuk membuka pola pikir masyarakat desa Blembem yang mayoritas adalah petani. 
Disampaikan oleh kepala desa Blembem,  Djimanto. SH. saat ditemui di kantor desa Blembem bahwa, Pemberdayaan membuat pupuk organik yang nantinya akan dikelola 12 kelompok tani ini sangat mendukung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang notabenenya masyarakat petani.

Selaku kepala desa Blembem, Djimanto. SH. menyampaikan harapannya bahwa, ''Dengan adanya pelatihan tersebut masyarakat bisa lebih tau cara meningkatkan hasil produksi tanaman dengan biaya yang terjangkau dan untuk mengurangi sedikit demi sedikit pupuk berbahan kimia." harapan Djimanto. SH. (Ade)

Senin, 08 Januari 2018

Drs. H. M Taufan Ansyar Bacalon Bupati Majalengka Menerima SKCK Dari Kapolres Majalengka"


Laporan - Dede Ramdhan
Wartawan tabloid SUARA DESA

MAJALENGKA -  Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad,S.Ik.M.Si. menyambut kunjungan para kandidat bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Majalengka yang akan diselenggarakan secara serentak pada tanggal 27 Juni 2018, dalam rangka Jalin Silaturahmi di ruang kerja Kapolres Majalengka. 

Kunjungan Bakal Calon Bupati Majalengka Drs. H. M Taufan Ansyar yang diusung oleh Partai Golongan Karya (Golkar) tentang kesiapan Pemerintah Daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Majalengka, pihaknya senantiasa melakukan persiapan tahap demi tahap menjelang kontestasi politik daerah tersebut dimulai.

Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad,S.Ik.M.Si. Mengatakan, "Selain Jalin silaturahmi, kehadiran Bakal Calon Bupati Majalengka juga dalam rangka menerima SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Bakal Calon Bupati Kabupaten Majalengka Periode 2018 - 2023 yang ditandatangani dan diserahkan langsung oleh Kapolres Majalengka, diharapkan Bakal Calon Bupati Majalengka, agar dapat selalu menjaga kondusifitas situasi, baik pra - Pilkada maupun pada masa pasca - Pilkada guna memperoleh hasil Pilkada yang objektif dan tidak menimbulkan sengketa." Ujar Kapolres Majalengka AKBP Noviana.

Sementara H. Taufan saat di wawancarai oleh beberapa insan media menyampaikan, "Sementara ini masih tahap menyelesaikan beberapa dokumentasi yang belum beres dan masih menunggu partai lain yang akan mendukung, untuk pencalonan Bupati Majalengka kita berangkat melalui partai karena independen sudah tertutup dan yang pasti harus lebih dari 10 kursi. Alhamdulillah SKCK sebagai persyaratan untuk mendaftar pencalonan Bupati sudah saya terima dari Kapolres, saya ucapkan banyak terima kasih kepada Kapolres Majalengka AKBP Noviana dan beserta jajaran kepolisian Polres Majalengka." Ungkap H. Taufan Ansyar. (Dede Ramdhan)

Ketua PWI Majalengka Angkat Bicara Terkait Oknum Wartawan






Top of Form
Bottom of Form
Top of Form
Bottom of Form


Laporan - Dede Ramdhan/Abi Cris
Wartawan Tabloid SUARA DESA

MAJALENGKA -  Menanggapi penangkapan oknum wartawan oleh Polres Majalengka mendapatkan apresiasi dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Majalengka.

Ketua PWI Kabupaten Majalengka Jejep Falahul Alam mendukung ketegasan pihak kepolisian terhadap tiga oknum pelaku kriminal yang mengatasnaman sebagai wartawan. Ketiganya ditangkap jajaran Kepolisian Resort (Polres) Majalengka terkait kasus dugaan pemerasan terhadap salah satu kepala desa di Kabupaten Majalengka. 

Dikatakan Jejep,jangankan tiga oknum wartawan 'abal-abal' itu, anggota PWI sekalipun jika tersangkut kasus kriminal wajib diproses pihak kepolisian. Tapi kalau terkait karya jurnalistik harus terlebih dahulu diproses oleh Dewan Pers.

"Sudah barang tentu penangkapan oknum wartawan  di wilayah hukum Majalengka merusak citra wartawan profesional. Saya juga mengimbau agar kejadian semacam ini dapat diambil hikmahnya, dan kasus ini tidak terulang kembali di kemudian hari," ujar alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini. 

Dia menambahkan, perilaku oknum wartawan yang sengaja menakut-nakuti para kepala sekolah, guru, kepala desa, maupun para pejabat lainnya merupakan masalah klasik yang sudah lama terjadi. Bahkan kasus seperti ini hampir terjadi di seluruh pelosok negeri. Namun masyarakat diimbau tidak takut menghadapi wartawan jika memang tidak melakukan kesalahan, apalagi sampai menghindar atau lari dari wartawan.

Tugas wartawan adalah mencari, mengumpulkan, mengolah atau menulis berita dan bukan memeras atau mengintimidasi. Hal itu sesuai Undang-undang Pers Nomor 40 tahun 1999 maupun yang tercantum di dalam kode etik Jurnalistik. Jika ada oknum wartawan tetap melakukan pemerasan itu sudah melakukan tindakan kriminal dan terancam pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun dan Pasal 282 tentang perbuatan tidak menyenangkan.

"Tugas wartawan itu mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan meyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, dan gambar,"ujarnya. (Dede Ramdhan/abi cris)


Rabu, 03 Januari 2018

Desa Blembem Adakan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik





Laporan – Ade
Wartawan Tabloid SUARA DESA

PONOROGO -  Untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat warga desa Blembem kecamatan Jambon kabupaten Ponorogo Jawa Timur pada hari sabtu, 30/12/2017 mendapatkan pelatihan pembuatan Pupuk Organik.
Pelatihan yang diadakan di halaman kantor desa Blembem, yang diikuti oleh anggota kelompok tani tersebut bertujuan untuk membuka pola pikir masyarakat desa Blembem yang mayoritas adalah petani. 
Disampaikan oleh kepala desa Blembem,  Djimanto. SH. saat ditemui di kantor desa Blembem bahwa, Pemberdayaan membuat pupuk organik yang nantinya akan dikelola 12 kelompok tani ini sangat mendukung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang notabenenya masyarakat petani.
Selaku kepala desa Blembem, Djimanto. SH. menyampaikan harapannya bahwa, ''Dengan adanya pelatihan tersebut masyarakat bisa lebih tau cara meningkatkan hasil produksi tanaman dengan biaya yang terjangkau dan untuk mengurangi sedikit demi sedikit pupuk berbahan kimia." harapan Djimanto. SH. (Ade)

Tak Terima Kalah, Massa Mengamuk Bentrok Dengan Polisi

Laporan - Abi Cris/Irwanto Wartawan SUARA DESA MAJALENGKA - Kepolisian Resor (POLRES) Majalengka gelar simulasi pemgamanan dal...