Kamis, 14 Desember 2017

Pawai Budaya Peringatan Hari Korp Pegawai Republik Indonesia (KORPRI)





MAJALENGKA - Kecamatan Kasokandel yang dipimpin oleh Camat Rony Setiawan, S.IP beserta para jajarannya dan para kepala desa sekecamatan Kasokandel hadiri dan ikut serta dalam Pawai Budaya Peringatan Hari Korp Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Selasa (5/12/2017).

Kecamatan Kasokandel Menampilkan Budaya Pakaian Sunda yang di iringi Kesenian Tradisional dalam parade budaya Memperingati Hari Korpri ke 46 Tahun yang mengusung Tema "Korpri Siap Bekerja Bersama Dengan Segenap Komponen Bangsa Guna Menjaga Stabilitas Negara."

Camat Rony mengatakan saat diwawancara oleh sinar pagi, Dalam kegiatan memperingati hari korpri ke 46 ini kecamatan kasokandel menghadirkan kekuatan dukungan 300 orang, diantaranya seluruh staf kecamatan, Uptd / Uptb serta kepala desa beserta jajarannya dan ibu-ibu kecamatan dan desa  sekecamatan kasokandel," tuturnya

Kembali camat Rony menambahkan harapannya dalam hari korpri ini kita harus lebih giat untuk bekerja, kerja bersama meningkatkan kualitas positif dan menjaga stabilitas bangsa, terutama kita kerja bersama untuk kabupaten majalengka, khususnya kecamatan kasokandel." tambahnya. (abi cris/irwanto) 

Malam Pisah Sambut Kapolres Majalengka Penuh Rasa Haru




MAJALENGKA - Acara Pisah Sambut Kapolres Majalengka yang dilaksanakan malam hari pada pkl. 19.30 Wib, kamis (7/12/2017) di Aula Islamic Center Majalengka penuh keterharuan.

Tongkat komando Kapolres Majalengka dijabat oleh AKBP Noviana Tursanurohmad,S.Ik.M.Si, yang sebelumnya menjabat Kapolres Wajo. Sedangkan AKBP Mada Roostanto,SE.M.Si, beralih tugas menjabat Kasubbidsespimti Bidjemen Sespim Lemdiklat Polri.

Dalam acara malam pisah sambut Kapolres Majalengka hadir Bupati Majalengka Dr. H. Sutrisno, SE. M.Si. Ketua DPRD kabupaten Majalengka, ketua setda beserta jajarannya, Wakapolres Majalengka, para kepala dinas pemerintah majalengka, Danlanud Sukani, Dandim Majalengka, Ketua Pengadilan Negeri, ketua MUI, para Kapolsek se-kabupaten majalengka, serta para tamu undangan. 

Pada acara malam pisah sambut ini AKBP Mada Roostanto mengungkapkan ada kebahagiaan serta ada kesedihan dan rasa terharu. Hari ini merupakan hari bersejarah sehingga dapat dilalui semua hingga serah terima jabatan.

Dengan menjabat Kapolres Majalengka selama 1.4 tahun, menurut AKBP Mada, banyak yang telah diberikan dan merupakan atas dukungan dari seluruh anggotanya sehingga dirinya bisa berperan besar bagi masyarakat Majalengka. 

AKBP Mada mengucapkan banyak terimakasih atas doa dan kerjasamanya terhadap seluruh masyarakat dan juga jajarannya sehingga bisa melaksanakan tugas, meskipun masih banyak kekurangan.

Kapolres Majalengka AKBP Noviana Tursanurohmad, S.Ik.M.Si, dalam mengawal kepemimpinannya pihaknya akan meneruskan semua program yang telah dijalankan oleh Kapolres yang lama.

AKBP Noviana menyampaikan harapannya "Kami meminta kepada semua jajaran dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Kota Angin / bumi sindangkasih ini yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Dalam sambutannya Bupati Sutrisno menyampaikan Selamat datang dan selamat bertugas di Bumi Sindangkasih ini kepada Kapolres Majalengka yang baru AKBP Noviana Tursanurohmad,S.Ik.M.Si, dan Terimakasih kepada Bapak AKBP Mada Roostanto,SE.M.Si yang telah mengabdikan dirinya bagi masyarakat majalengka selama 478 hari sebagai Kapolres Majalengka, dan selamat bertugas di tempat yang baru." pungkasnya. (abi cris/ Ramdhan)

Festival Duren Sindangwangi di Guyur Hujan Dan Protes Masyarakat




MAJALENGKA- Ribuan masyarakat tumpah ruah hadiri Festival Duren yang diselenggarakan di pasar ikan Lengkong Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka. Sabtu (9/12/2017). 

Ribuan masyarakat yang hadir dan ingin menyaksikan festival duren tersebut telah memadati arena festival sejak pkl. 06.30 Wib, pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari kota majalengka saja, bahkan ada yang datang dari kota tetangga, Indramayu, Cirebon, Kuningan, Sumedang, Bandung, dan bahkan dari kota Banten, kota Brebes dan kota Tegal Jawa Tengah, mereka sengaja datang dari luar Jawa Barat untuk bisa ikuti dan menjadi saksi festival duren akbar di akhir tahun 2017.

Namun tidak sedikit dari pengunjung yang memprotes festival duren tersebut, sebagian masyarakat yang telah hadir dan membeli ticket / kupon dengan harga Rp. 50,000 untuk mendapatkan 1 buah durian dan makan durian sepuasnya ternyata tidak didapatkan karena stock durian habis dan waktupun dibatas hanya 10 menit dalam mengikuti lomba makan durian.

Sebagian pengunjung festival merasa kecewa karena tidak dapat menukarkan kupon tersebut, beberapa pengunjung yang tidak mau disebutkan namanya merasa kecewa dan menyampaikan rasa kecewanya saat dipintai pendapat terkait kehadirannya dalam acara festival duren ini, pengunjung menyampaikan rasa kecewanya, "kecewa datang jauh kesini berharap pulang membawa kesan baik tapi kecewa yang didapat, beli kupon Rp. 50,000 tidak dapat ditukar dengan durian karena habis stock untuk hari ini, ada teman saya dapat 1 durian itupun kecil, saya sangat kecewa lebih baik beli durian diluaran cukup besar dengan harga Rp. 50,000." katanya. (irwanto/ramdhan)

Kadis Kominfo: Himbau masyarakat Lampura pengguna medsos santun dan arif




Laporan – Herham Syarif
Wartawan Tabloid SUARA DESA
LAMPUNG UTARA - Selama ini masyarakat belum memahami dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media sosial, Untuk itu Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung utara menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di kabupaten lampura ini agar dapat bijak menggunakan account media sosial.
Pernyataan itu disampaikan Kadis Kominfo Lampura,Sanny lumi, S.STP. M.Si. Apalagi saat ini account media sosial yang tidak jelas bertaburan di mana-mana jangan mudah kita diprovokasi dan diadu domba antar suku maupun agama.
“Perkembangan Teknologi, Informasi dan Komunikasi.(TIK)khususnya berbasis media sosial memberi dampak negatif yang nyata bagi akhlak dan moral masyarakat,” tuturnya,Rabu (13/12/2017).
Perkembangan bidang TIK memudahkan manusia berkomunikasi dan mendapatkan informasi sebanyaknya tanpa ada sekat ruang dan waktu. Perkembangan TIK memberi dampak nyata pada tata kehidupan umat manusia dan beragama.
Kepala Dinas kominfo Sanny lumi menambahkan masyarakat masih sering mempertontonkan berbagai ujaran kebencian,Laka lantas yang mengakibatkan meningal ditempat, fitnah, pemutarbalikkan fakta, namimah adu domba, ghibah menggunjing.(HOAX)harapan kami semua pihak untuk bisa membantu agar dapat menggunakan account media sosial dengan santun dan arif jangan ada permusuhan, Saling menghujat,kesimpangsiuran informasi palsu setiap saat lalu lalang yang berpotensi mengganggu harmonisasi hubungan antar umat manusia dan beragama.Khusus kabupaten kita Lampura yang kita cintai ini.
” Kita Bisa Membayangkan ketika ada berita-berita hoax, ujaran kebencian dan konten-konten negatif beredar di media sosial,Maka secara cepat bisa mempengaruhi puluhan juta akhlak Manusia yang berbangsa, ini miris dan mengerikan kalau tidak ada upaya secara sadar dan bersama-sama memerangi berita-berita hoax dan konten-konten negatif,” ujar Sanny.
Sanny mengajak semua elemen agar bersama-sama menyadarkan masyarakat agar memanfaatkan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan baik, santun dan beradab.
“Bila masyarakat sadar dan profesional memanfaatkan dunia maya dengan bijak, maka itu akan menambah solidaritas sesama anak bangsa untuk selalu hidup rukun, damai,beragama saling menghargai walaupun di tengah-tengah perbedaan suku, agama, ras dan golongan yang ada beberapa suku yang ada di kabupaten lampura khususnya,dan Negara republik indonesia.”Tutupnya.(Herham)

Keterangan gambar :

Bupati Tulang Bawang Barat Hi. Umar Ahmad SP memberikan sambutan pada peringatan Maulud Nabi di masjid baitus Sobur Islamic Center. Kamis ( 14/12)
    (rls/Herham)

Minggu, 10 Desember 2017

Desa Nglayang Memanfaatkan DD Untuk Peningkatan Pembangunan Sarana Ekonomi






Laporan _ Sapuan/Ade Hermanto
Wartawan Tabloid SUARA DESA

SUARA DESA - Upaya pemerintah desa Nglayang, kecamatan Jenanga, kabupaten Ponorogo, Jawa Timur untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur kini mulai terwujud. Hal ini bisa kita lihat dari tingkat keberhasilan dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur beberapa tahun terakhir ini. Dengan adanya program bantuan Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN, sangat mendukung terlaksananya program peningkatan pembangunan infrastruktur di desa tersebut.

Disampaikan oleh kepala desa Nglayang, Basori, bahwa" dengan adanya program bantuan Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN tersebut, sangat membantu tercapainya pelaksanaan pemerataan dan percepatan pembangunan infrastruktur di desa" ungkap Basori  saat ditemui di rumahnya pada hari rabu, 07/12/2017.

Basori juga menyampaikan bahwa pada tahun anggaran 2017 ini desa Nglayang, kecamatan Jenangan, kabupaten Ponorogo, mendapatkan kucuran program bantuan Dana Desa (DD) senilai Rp 767.138.000,00,-
Dari anggaran dana tersebut telah diprogramkan untuk pengembangan pembangunan infrastruktur dibeberapa titik, sesuai dengan hasil kesepakatan musyawarah.

Dijelaskan oleh kepala desa Nglayang, hasil pelaksanaan pembangunan infrastruktur pada tahun 2017 ini yang dibiayai dengan anggaran Dana Desa (DD)  tersebut diantaranya;
~ Pembuatan talut pengaman jalan di dukuh Tumpangrejo, sepanjang 500 meter.
~ Pemasangan paving jalan desa, mulai dari dukuh Tumpangrejo sampai dengan dukuh Bulusari.
~ Pembuatan rabat tepi jalan desa, mulai dari dukuh Tumpangrejo sampai dukuh Bulusari.

Dengan terlaksananya pembangunan ini diharapkan biasa bermanfaat untuk kelancaran sarana transportasi, sehingga mampu mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat desa. (Gusti)
Sent from Huawei Media

Tak Terima Kalah, Massa Mengamuk Bentrok Dengan Polisi

Laporan - Abi Cris/Irwanto Wartawan SUARA DESA MAJALENGKA - Kepolisian Resor (POLRES) Majalengka gelar simulasi pemgamanan dal...