Senin, 05 Juni 2017

BANTUAN RUMAH SEHAT MENJADI PRIORITAS MENUJU DESA MAJU KONSEL HEBAT KONAWE SELATAN - Marhan,T.Taridala,S.ST Kepala Desa (Kades) ANDUNA,Kecamatan Laeya,Kabupaten Konawe Selatan (KONSEL),Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).





Menurut, Marhan.T.Taridala,S.ST (Kades) ANDUNA  Undang –Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang desa ,PP No 47 Tahun 2015 Tentang Perubahan PP No .43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan UU No.6 Tahun 2014 Tentang Desa Membahas Berbagai isu –isu Strategis untuk Dapat Menjadi Acuan Dalam Membangun desa sebagai bagian dari Poros Pemerintahan Indonesia ,serta Menyongsong Penyusunan dokumen RPJMN Tahap III Tahun 2015-2019 dan Dalam Rangka Membangun Pemerintahan Desa Yang Transparan Akuntabel ,dan Melayani
Undang-Undang  Nomor  6 Tahun 2014 Tentang desa yang di sahkan pada tanggal 18 Desember tahun 2013 dan masuk dalam Lembaran Negera no 6 tahun 2014 pada tanggal 15 januari2014,Merupakan lembaran sejarah baru .
Undang Undang ini Mendudukan Desa sebagai Desa hybrid. Di satu sisi desa diposisikan sebagai kesatuan masyarakat yang berpemerintah  atau self- governing Community . di sisi lain desa tetap memilki tempatnya sebagai unit pemerintahan  berskala lokal atau state local  government . modela desa hybrid di harapkan mampu  menghidupi kesatuan masyarakat  hukum  adat sekaligus menghidupi Organisasi pemerintah terkecil yang merupakan Pilar dasar NKRI .

Mengacu pada UU tersebut di atas kita selaku pemerintah Desa ANDUNA sangat merespon kebijakan pemerintah membangun Desa untuk Indonesia,melalaui kebijakan ini kita pemerintah Desa melakun terobosan untuk membangun Sarana Prasarana Desa, Membangun Fasilitas Desa,yang sangat Mendesak yang masuk dalam RPJMDes Desa melalui Musrembang seperti Musdes dan hasil kesepakatan bersama maka kita membangun sarana prasrana desa sesuai keinginan masyarakat setempat yang ada di desa ANDUNA ini, Uangkap Marhan ,T.Taridala,S.ST selaku pelaksana Desa(PJ) Anduna

Adapun Program yang ada di desa sebagai berikut
1.      Pembangunan Rumah Sehat Layak huni  sebanyak 5 unit,pembangunannya Mulai dari nol sampai berdiri, yang terdiri dari Atap Lantai dinding,WC (Toilet) dengan jumlah Pagu Anggaran sebesar Rp. 35.000,000,-/unitnya  pembanguanan Rumah ini lengkap Permanen.
Dengan Rincian 35.000.000x5=175.000,000,-(seratus Tujuh Puluh lima juta Rupiah)
2.      Pemeliharaan Rumah tidak Layak huni dengan volume yang di bagikan kepada s 35 kepala keluarga (KK) jenis Bantuan tergantung kebutuhan Masyarakat, seperti bantuan Seng, Dinding dan Lantai jadi bantuan ini di sesuaikan kebutuhan Masyaraakat.
3.      Pembangunan Drainase,Talud, dan Plat Duicker , sedangkan untukpembangunan Drainase dengan Volume 83,4 Meter sedangkan Talud dengan panjang 36,40 Meter,dengan Pagu Anggaran sebesar Rp.113.700,000,  (Sultan Bakri)                                                                                                                                                 

‘’DESA AMOTOWO ‘’PEMBUKAAN JALAN BARU DAN PEMBANGUNAN PERPIPAAN AIR BERSIH




KONAWE SELATAN  - Desa Amo Towo ,Kecamatan Landono ,Kabupaten Konawe Selatan (KONSEL) Provinsi Sulawesi Tenggara (SULTRA).yang di pimpin Oleh bapak Haludin selaku kepala desa baru terpilih baru- terpilih pemilhan kades serentak Se kabupaten Konsel
Menurut Haludin saat di temui media ini baru- baru ini di Rumahnya Ia mengatakan Program Dana Desa saya untuk tahun 2016 ini karena kebetulan saya selaku kepala Desa baru ,adapun program saya di antaranya
1.Pembangunan Baru jalan Usaha tani dengan Volume 1500 meter dan jumlah anggarannya sebanyak Rp.185.000 (Seratus delapanpuluh lima juta rupiah )
2.Pembuatan Duiker Plat sebanyak 8 buah
3.Pembangunan Talud dengan Volume 48 meter
4 Pembangunan Perpipaan Air besih untuk mengairi semua warga saya di 4 dusun ini dengan jumlah anggran sesuai di Rabnya dan Papan Proyeknya Rp.161.053.500,-
5 sisanya kita masukan Di badan Usaha Milik Desa (BUMDes ) sebanyak Rp. 51 juta
Sedangkan Desa Mata Iwoi ini berjumlah 200 kepala keluarga (KK) dan terdiri 4 dusun ,sedangkan jumlah wajib pilih di desa ini kurang lebih 700 wajib pilih ,
Lanjut ,Haludin (KADES) Mata Iwoi Potonsi Desa mata Iwoi yang bisa di kembangkan yaitu hanya di bidang perkebunan dan pertanian karena mayoritas masyarakat Desa Mata Iwoi ini adalah Tukang kebun lada (Merica) ,kebun kakao , dan Buah –buahan
Jadi desa mata iwoi ini sangat membutuhkan bantuan dari Bidang perkebunan berupa bantuan bibit Merica , bantuan pupuk untuk merica, dan bantuan alat pertanian lainnya selain itu kita juga sangat membutuhkan bantuan ternak ,Ayam ,Sapi , kambing dan lainnya Tandasnya Edison Buburanda
  Laporan Wartawan (Sultan Bakri Mansah)

‘’USMIN MAHASENG ‘’TERCEPAT DALAM PEMBANGUNAN DESA TRANSPARAN KELOLA ANGGARAN DD





KONAWE SELATAN - Untuk mensejahterakan dan meningkatkan taraf kehidupan Masyarakat, harus di dukung dari berbagai factor , utamanya Anggaran Dana Desa ,(DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) yang setiap tahun kuncurkan kesetiap Desa ,yang bersumber dari dari APBN dan APBD jalan Usaha Tania tau jalan Pertanian yang menghubungkan Dari dusun I ke dusun II dan ke  dusun III  merupakan sarana Prasarana Transportasi  umum yang paling utama harus di urus dan di bangun, karena itulah jawaaban yang di butuhkan para petani  adalah akses jalan usaha tani yang memadai proses jual beli dan pengangkutan hasil pertanian dan hasil perkebunan untuk di bawah ke kota ,dank e pasar –pasar terdekat ,supaya tak ,apabila jalan bagus pasti produksi pertanian dan persawahan lancar ,serta tujuan utama adalah untuk kesejahteraan masyarakat khususnya warga Desa langgea
Desa Amoito   Yang di pimpin Oleh Bapak Husmin Mahaseng ) kebetulan Desa Langgea ini  terletak di pinggir jalan poros jalur bandara Haluoleo kendari  di tengah-tengah  kota kecamatan Ranometo kabupaten Konawe Selatan (Konsel),Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Desa ini kebetulan berada di dekat- dekat keramaian , Makanya Desa Ini Harus Maju dan berkembang , karena kita malu  dengan Desa- Desa Yang Letaknya Jauh Dari Kota ,seharusnya desa ini menjadi Desa Percontohan dari desa lainnya ,jelasnya
Pembanguanan Drainase dan Peningkatan jalan usaha tani sangat di butuhkan , karena jalan usaha  Tani  di Desa Amoito ini sebagain belum terlaspal masih berlapis tanah dan kerikil   
Perbaikan Insfraktruktur jalan dan jembatan serta Drainase merupakan kebutuhan mendesak, sebab Desa Amoito  juga langganan banjir setiap musim penghujan .
Lebih Lanjut,’’Husmin Mahaseng Menerangkan terkait apa saja yang ia bangun di desany sebagai berikut:
-     Pembangunan jembatan dengan anggaran Rp.199.000.000,-
-     Pembangunan Talud dengan anggaran sebesar Rp.140.000.000,-
-     Penyertaan badan usaha milik desa dengan anggaran Rp.73.000.000,-
Dan selanjutnya program dana desa untuk tahun 2017 ini meningkat menjadi Rp.742.216.000,- untuk
-     Program pembangunan bedah rumah 6 unit dengan anggaran Rp.187.500.000,-
-     Peningkatan jalan sepanjang + 740 meter dengan anggaran Rp.167.000.000,-
-     Pembangunan rabat beton sepanjang + 150 meter dengan anggaran Rp.102.846.000,-
-     Pembangunan drainase sepanjang +350 meter dengan anggaran Rp.190.360.000,-
-     Sarana alat kesehatan Rp.14.000.000,-
-     Sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini (Paud) Rp.16.000.000,-
-      Pengadaan buku bacaan masyarakat Rp.15.000.000,-
 Pemberdayaan dan pelatihan badan usaha milik desa (bumdes) Rp.22.000.000,
Inilah Program Kami untuk Tahun 2017 ini,Terang Bapak Husmin Mahaseng(Kepala Desa ) Amoito saat di temui Media ini di Kantornya.(SULTAN BAKRI)

KEBIJAKAN PEMERINTAH MELALAUI DD SANGAT DI SAMBUT BAIK MASYARKAT DESA AEPODU




KONAWE SELATAN - Lebih Lanjut,’’Bambang Susila sebagai kepala Desa (Kades) AEPODU,Kecamatan Laeya,Kabupaten Konawe Selatan(KONSEL),Provinsi Sulawesi Tenggara (SULTRA) saat di wawancarai media ini diKantornya mengatakan
‘’Program Dana Desa yang Berumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk Tahun 2017 ini Bambang Susila  Kades  Aepodu,Kecamatan Laeya, Kabupaten  KONSEL,SBB:
1.Pembangunan Drainase dengan volume 400 mtr ,adapaun pembangunan drainase ini terbagi dua  bagian,terletak di Dusun I  dan II dengan jumlah Pagu Anggaran sebesar Rp.184.124.000,-
2.Pembangunan Posyandu yang terletak di dusun I dengan jumlah Anggaran sesuai di papan Proyek yaitu SBB : Rp.232.275.000,-
3.Rehab  Rumah yang tidak layak Huni yang di bagikan kepada 29 Kepala Keluarga(kk) yang tersebar di semua dusun
4.sedangkan untuk Bumdes sebanyak Rp.77.000,000,- (Lima Piluh juta Rupiah)
5.Pengadaan Alat Musik kesenian bali berupa Gong sebesar Rp.70.000,000,-
Sisanya kita pakai studi banding dan Seminar,Ungkap Bapak Bambang Susilo (Kepala Desa) AEPODU
Menurut,’’Bapak Surahman selaku Ketua TPK, Program di desa AEPODU sementara Berjalan dan kita masih terkendala cuaca dimana sekarang ini Musim Hujan di kabupaten Konsel  tetapi kita Tetap Upayakan untuk memaksimalkan pekerjaan yang ada di desa kami.
 kami selaku Pemerintah Desa AEPODU sangat Berterimah kasih kepada semua Lembaga  baik LPM,BPD TPK , dan PPK,serta semua elemen Masyarakat  yang ada di desa berkat kerja sama yang baik programdi desa berjalan dengan baik Tanpa ada hambatan walaupun kita di guyur hujan akhir- akhir ini tapi kita tetap jalan,Selain itu kita juga sangat berterimah kasih atas kebijakan Pemerintah pusat maupun daerah.
Laporan Sultan Bakri Mansah  



’ANDI KATILE’’ KADES TONTONUNU PEMBANGUNAN BRONJONG MENJADI PRIORITAS UTAMA DI DESANYA DESA TONTONUNU RAWAN BANJIR





BOMBANA -  Desa Tontonunu, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (SULTRA) Kepala Desa Andi Katile beliau Merupakan pemimpin yang baru lantik oleh Bupati Bombana H.Tafdil,SE.M.Si beberapa Bulan yang lalu mengatakan kepada Media ini pada 31/10/2016.Kemajuan suatu Desa Mulai dari Niat dan Keinginan untuk memajukan Desanya dan Memimpin Desa dengan hati Ikhlas untuk Membangun Desanya barulah bisa tercapai pemabngunan yang baik.
Menurut, Bapak Andi Katile (Kades) Tontonunu, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Berkat persatuan dan dukungan masyarakat kegiatan Di desa Tontonu bisa berjalan lancar. Dan menghasil Pekerjaan yang memuaskan, selain itu semua kegiatan DD di Desa Tontonunu di kerja langsung Oleh masyarakat Setempat karena Mengingat DD yang Bersumber dari APBN ini untuk Pembangunan Desa dan Pemberdayaan masyarakat Desa, jadi kita harus libatkan semua Stake holder yang ada.’’Tandas Andi katile saat di temui media ini.
Adapun Program DD yang Bersumber dari APBN untuk Tahun anggaran 2016 ini kita telah Pergunakan untuk Membangun sarana Prasarana Desa seperti Insfraktruktur Desa yaitu
1.Peningkatan dan penimbunan jalan Lingkar serta perkerasan jalan dengan Jumlah Anggaran sebesar Rp.139.377.000,- (Seratus Tiga Puluh Sembilan Tiga Ratus Tujuh Puluh Tujuh Rupiah ) 
2.Pembangunan Bronjong untuk Penahan jalan
Dimana Pembangunan Bronjong ini meruapakan Pembangunan yang sangat Mendesak karena jalan sudah mulai goyang, dan pinggir sungai sudah mulai terkikis apalagi kalau musin Hujan daerah ini rawan banjir, maka Program Pembangunan Bronjong ini tidak bisa di tunda –tunda untuk keselamtan Rumah warga.jadi Program Pembaangunan Bronjong dinilai sangat Mendesak
Jadi Pembangunan Bronjong ini sudah musyawaarakan oleh aparat desa dan warga Desa setempat dan di koordinasikan oleh pihak kecamatan jadi Semua Prograam di Desa Tontonunu sudah di sepakati Bersama karena kita harapkan bantuan dari pihak PU tak kunjung datang terpaksa kita Programkaan di DD APBN ini, Uangkap Andi Katile selaku pemimpin baru di desa Tontonunu .
Lanjut Andi Katile, Kades tontonunu, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana sebagai kepala Desa selalu Mengedepankan Kepentingan Masyarakat dan siap selalu melayani masyarakat  1x 24 jam
Untuk mewujudkan Keinginan dan  sejahteraan Masyarakat   adalah salah satu solusi Membangun kemandirian ekonomi Desa,Strategis yang Bisa di ambil adalah Menggerakkan Sektor Perkebunan dan Pertanian Masyarat Merupakan Tumpuan Roda Perekonomian Desa Tontonunu yang Ia Pimpin seperti lahan Pertanian Berupa padi sawah, lahan Tidur Berupa Pekarangan juga bisa di mamfaatkan Guna Menaambah Penghasilan warga dalam hal ini Pihaknya terus meningkatkan Pembangunan sarana Prasaran di desanya agar tecipta pelayanan yang Prima.’’ Ungkapnya saat di temui media ini di kediamannya baru-baru ini.
Andi Katile saat di wawancaarai Media ini mengaatakan.’’ saya Sebagai KADES Tontonunu saya banyak Berterimah kasih kepada Masyarakat desa Tontonunu karena Memberikan Kepada saya kepercayaan untuk Mempin Desa Tontonunu 6 Tahun Kedepan semoga Amanah dan kepercayaan ini saya laksanakan sebaik-baiknya , bahkan Pihaknya Juga sangat Bersyukur dan  Berterima kasih Kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dengan Adanya Kebijakan Pemerintah melalui Program DD dan Gembira Desa kita kepala Desa sudah bisa Merubah Perwajahan Desa tontonunu walaupun Program ini Terbilang baru tetapi Pembangunan sudah mulai Terlihat, Jadi kita harapkan bersama Program ini jangan terhenti tetapi harapan kami program ini agar kiranya semakin ti tingkatkan.’’harpanya
LAPORAN : sultan bakri patunru

Tak Terima Kalah, Massa Mengamuk Bentrok Dengan Polisi

Laporan - Abi Cris/Irwanto Wartawan SUARA DESA MAJALENGKA - Kepolisian Resor (POLRES) Majalengka gelar simulasi pemgamanan dal...